Showing posts with label Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Kesehatan. Show all posts

Thursday, February 11, 2016

Hati – Hati Jika pH Tubuh Tak Seimbang, Inilah Salah Satu Penyebab Kanker


Tahukah Anda - Pernahkah anda mengetahui angka pH tubuh yang normal dan seimbang? pH tubuh yang normal berada di angka 7, jika lebih dari 7 maka kondisi tubuh kita memiliki pH yang basa. Sebaliknya, tubuh dikatakan bersifat asam jika pH berada di bawah 7. 



Jika pH tubuh berada di bawah 7 atau bersifat asam maka tubuh rentan terkena berbagai penyakit. Untuk menghindarinya, kamu bisa mengonsumsi buah-buahan seperti blueberry, cherry, blackberry, strawberry, apel, pisang, atau semangka.

Makanan pemicu pH asam umumnya merupakan makanan yang mengandung lemak, seperti daging sapi, ayam, ikan, daging babi, dan kacang-kacangan. Jika tubuhmu terlalu asam, maka aka nada banyak bakteri dan virus yang bisa lebih cepat berkembang di dalam tubuh, termasuk kanker. Wah, tak mau terkena risiko penyakit kanker yang berbahaya itu kan, Girls? Hm, sepertinya kamu harus mulai bisa mengubah pola hidup yang lebih sehat agar terhindar dari berbagai penyakit.

Sebagian tubuh manusia terdiri dari cairan. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengonsumsi cairan yang dapat menjaga tubuhmu tetap dalam kondisi yang bugar. Selain mengonsumsi buah-buahan yang tadi telah disebutkan dan buah-buahan lain yang mengandung banyak cairan, mengonsumsi air alkali juga bisa menjadi pilihan. Air alkali merupakan air yang memiliki kandungan pH di atas 7, sehingga bisa membuat angka pH dalam tubuhmu menjadi basa. 


Mengapa angka pH penting? Karena sebagian besar dari tubuh adalah air (50-60%), tingkat pH memiliki efek mendalam pada semua kesehatan kimia tubuh, kesehatan dan penyakit. Semua mekanisme regulasi (termasuk pernapasan, sirkulasi, pencernaan, produksi hormon) melayani tujuan keseimbangan pH, dengan menghilangkan penyebab residu asam yang dimetabolisme dari jaringan tubuh tanpa merusak sel-sel hidup.

Penelitian menunjukkan bahwa tanpa tingkat pH tubuh yang basa, tubuh tidak bisa menyembuhkan dirinya sendiri dari risiko penyakit kanker. Semua obat-obatan dan bahan kimia beracun justru memiliki efek menurunkan pH tubuh si penderita. Itulah mengapa ada efek samping untuk setiap obat dan tidak satupun dari obat-obatan kimia menyebabkan penyembuhan, melainkan hanya memperlambat pertumbuhan virus yang telah tersebar di dalam tubuh. Ada sebuah penelitian yang membuktikan bahwa sebuah penyakit tidak dapat bertahan hidup dalam tubuh yang memiliki keadaan basa (alkali). Virus, bakteri, ragi, jamur, jamur, Candida dan sel-sel kanker berkembang dalam keadaan rendah oksigen, lingkungan asam (pH rendah). Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk menjaga pH tubuh agar tetap dalam keadaan normal dan seimbang dan cenderung basa sehingga kita bisa mencegah risiko datangnya penyakit kanker yang bisa mengancam kapan saja.




sumber : www.hidupseimbangku.com

Wednesday, February 10, 2016

Ternyata Air Liur Dapat Prediksi Kematian Seseorang


Tahukah Anda – Didalam mulut, air liur berfungsi sebagai pelumas pada saat mengunyah makanan dan sebagai cairan pelembab didalam mulut. Ternyata Sebuah penelitian menemukan sebuah tes sederhana menggunakan ludah untuk memprediksi kematian



Penelitian terbaru menemukan ludah atau air liur dapat memengaruhi antibodi alami dan penyebab kematian. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal PLoS ONE ini meneliti hubungan antara tingkat sekresi IgA dan dan penyebab kematian di masyarakat umum.

Para peneliti dari Universitas Birmingham menemukan sebuah tes sederhana untuk memprediksi kematian. Mereka mengklaim ludah atau air liur dapat memengaruhi antibodi alami dalam tubuh atau dikenal dengan imunoglobulin A (IgA). Antibodi adalah protein yang digunakan oleh sistem kekebalan tubuh untuk mengidentifikasi dan menetralisir benda asing seperti bakteri dan virus.

Seperti dimuat laman Mirror, Jumat (25/12/2015) peneliti mengambil sampel ludah dari hampir 700 pria dan wanita berusia 60-an selama pertengahan 1990-an. Setelah itu mereka mengukur hubungan antara tingkat sekresi IgA dan semua penyebab kematian. Hasilnya cukup mengejutkan, mereka menemukan risiko kematian dini akibat kanker pada sepertiga sampel.

Analisis lebih lanjut dari penyebab khusus kematian menunjukkan bahwa asosiasi semua penyebab adalah karena hubungan yang mendasari dengan mortalitas kanker dan, khususnya dengan kanker non-paru-paru, kata para peneliti.

“Ada sejumlah faktor yang dapat mempengaruhi seberapa baik kita memproduksi antibodi dan menjaga kadar mereka”, jelas Dr Anna Phillips, dari Universitas Birmingham, dalam siaran pers sebagaimana dikutip laman presstelegraph.com.

Menurut Dr Anna Phillips, ada sejumlah faktor yang dapat memengaruhi seberapa baik kita memproduksi antibodi dan menjaga kadar IgA. Seperti misalnya usia, heritabilitas atau sakit, tapi kondisi kesehatan umum kesehatan juga dapat memengaruhinya, seperti stres, diet, olahraga, alkohol dan merokok.

“Penelitian ini menunjukkan, check up umum bisa dilakukan dengan sampel air liur. Namun kembali lagi, ini hanya pemeriksaan awal. Jika jumlah antibodinya rendah, tentu harus ada tindak lanjut,” katanya.

Lebih dari 600 orang dewasa di Skotlandia ikut mengambil bagian dalam penelitian ini. Rencanya tim peneliti akan menindaklanjuti penelitian ini dengan sampel yang lebih besar, untuk menyelidiki hubungan antara ludah dengan penyakit infeksi dan perkembangan penyakit seperti kanker.



Sumber : www.hidayatullah.com



Baca ! Inilah Salah Satu Penentu Tingkat Kesuburan Wanita


Tahukah Anda - Wanita yang tinggal dekat jalan raya utama, dengan kondisi udara tercemar oleh asap kendaraan, memiliki kecenderungan gangguan kesuburan daripada wanita yang tinggal lebih jauh dari jalan raya dengan udara lebih bersih, kata satu penelitian di AS.



Para peneliti mencermati lebih dari 36.000 wanita dari tahun 1993 hingga tahun 2003, dengan menganalisis polusi udara lalu lintas di dekat rumah mereka, dan bagaimana udara yang kotor itu berpengaruh terhadap proses kehamilan mereka.

Selama masa penelitian, ada sekitar 2.500 kasus dilaporkan terkait dengan infertilitas (ketidaksuburan). Wanita yang tinggal dekat jalan utama –dalam radius 199 meter– terdapat 11 persen wanita mengalami masalah infertilitas daripada wanita yang tinggal jauh dari jalan raya.

“Risikonya memang hanya sedikit,” kata pemimpin studi Dr Shruthi Mahalingaiah, peneliti di Boston University School of Medicine.

Tetapi walaupun risiko sedikitnya, hal itu dapat menjadi masalah global dalam kesehatan masyarakat, kata Mark Nieuwenhuijsen, seorang peneliti di Pusat Penelitian di Environmental Epidemiology and the Barcelona Institute for Global Health.

“Untuk seorang wanita secara individu, hasilnya mungkin tidak begitu penting karena risiko infertilitas hanya meningkat sedikit, tapi untuk masyarakat secara keseluruhan sangat penting karena begitu banyak wanita terkena polusi udara,” tambah Nieuwenhuijsen, seperti dilansirFMT News dari Reuters, Senin (18/1/2016).

Untuk melihat hubungan antara infertilitas dan polusi udara, Mahalingaiah dan koleganya meneliti data partikel –berupa campuran partikel padat dan tetesan cairan yang mencakup debu, kotoran, jelaga dan asap– pada rumah-rumah wanita pada jarak tertentu dari jalan-jalan utama. Mereka memfokuskan perhatian pada apa yang dikenal sebagai infertilitas primer, ketika wanita mencoba untuk hamil selama setidaknya satu tahun namun tanpa hasil, serta infertilitas sekunder, yang mengacu pada pasangan yang berjuang untuk hamil setelah pernah mengalami setidaknya satu kehamilan sebelumnya.

Pada wanita tinggal dekat dengan jalan-jalan utama, terdapat 5 persen mengalami infertilitas primer, suatu angka yang secara statistik dianggap tidak signifikan. Tapi terdapat 21 persen lebih wanita dilaporkan mengalami infertilitas sekunder dibandingkan wanita yang tinggal lebih jauh dari jalan raya. Ini peningkatan signifikan secara statistik, kata peneliti dalam laporannya dalam jurnal Human Reproduction.

Kondisi itu terjadi saat konsentrasi dari partikel relatif lebih rendah, atau udara kurang tercemar. Diperkirakan kaitan infertilitas akan lebih kuat jika level polusi lebih meningkat.

Namun dalam penelitian ini terdapat keterbatasan, yakni peneliti tidak tahu tanggal yang tepat ketika upaya kehamilan dimulai atau infertilitas didiagnosis, sehingga sulit untuk meneliti bagaimana waktu paparan polusi dapat mempengaruhi peluang kehamilan. Penelitian lebih lanjut diperlukan sebelum membuat rekomendasi medis berdasarkan hasil, kata Mahalingaiah.

Meski begitu, temuan tersebut menambah semakin banyak bukti menunjukkan bahwa polusi dapat memberikan hasil negatif dalam upaya kehamilan, kata Dr Sajal Gupta, seorang peneliti di Cleveland Clinic di Ohio, AS, yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

“Pasangan yang menderita infertilitas perlu berhati-hati, terutama jika mereka berada di daerah dengan lingkungan partikulat tinggi,” kata Gupta.

“Berpindah ke daerah dengan kontaminasi partikel rendah, merupakan alternatif untuk mencegah dampak ketidakkesuburan.”

Infertilitas adalah salah satu dari banyak masalah kesehatan yang terkait dengan polusi udara, kata Christopher Somers, seorang peneliti biologi di University of Regina, Kanada, yang tidak terlibat dalam penelitian ini.

“Polusi udara jauh lebih buruk pada jalan utama dengan volume lalu lintas tinggi, sehingga perlu menghindari tinggal di daerah ini jika memungkinkan,” kata Somers. “Jika ini tidak memungkinkan, perhatikan petunjuk-petunjuk yang terkait kualitas udara dan atur aktivitas yang terkait dengan kegiatan di luar rumah.”



Sumber :www.hidayatullah.com

Tuesday, February 9, 2016

Inilah Akibat Seringnya Menggunakan deodorant


Tahukah Anda – ketika seseorang mempunyai masalah dengan bau badan biasanya mereka akan mencari alternative dengan menggunakan deodorant. Tapi pernahkah kita ketahui apakah akibat jika kita terlalu sering menggunakannya.



Deodoran dan antipespirant memang sering dijadikan solusi untuk mengatasi masalah yang terkait dengan bau badan. terutama bagi kamu yang merasa memiliki keringat berlebih meskipun tak banyak bergerak.

Tetapi sebuah penelitian yang diterbitkan dalam journal PeerJ memberikan kita pandangan yang lebih jelas terkait dengan pengaruh penggunaan deodoran dan antipespirant pada mikrobiome kulit di ketiak dari waktu ke waktu.

Seperti yang dilansir melalui medicaldaily, para peneliti menjelaskan bahwa seperti halnya usus dan mulut, kulit manusia juga ditinggali oleh mikrobiome. Mereka juga menjelaskan bahwa komposisi yang tepat dari bioma kulit memengaruhi efektivitasnya sebagai lapisan pertahanan untuk melawan patogen. Hal ini jugalah yang berkontribusi pada bau badan.

Dalam studi tersebut, para peneliti melibatkan sekitar 17 orang untuk diambil sampel ketiaknya. Sejumlah lima orang tidak menggunakan deodoran maupun antipespirant, lima orang menggunakan deodoran secara teratur,sedangkan sisanya menggunakan antipespirant secara teratur. Para peneliti memantau mereka selama delapan hari.

Pada hari pertama mereka melakukan aktivitas normal mereka. Namun pada hari kedua hingga keenam mereka diminta untuk tidak menggunakan produk apapun. Pda dua hari terakhir mereka diminta untuk menggunakan produk lain yang mengandung alumunium zirkonium tetrachlorohydrex gly.

Hasilnya, pada awalnya para peneliti menemukan efek negatif yang ditimbulkan oleh antipespirant pada jumlah mikroba di ketiak. Tetapi setelah satu hari tak menggunakan produk, pengguna antipespirant memiliki koloni bakteri yang lebih sedikit dibandingkan dengan pengguna deororan maupun yang tidak menggunakan prosuk apapun.

Jumlah koloni bakteri semakin meningkat pada hari kedua hingga kelima saat para peserta diminta untuk tidak menggunakan produk apapun. Namun, ketika para peserta diminta untuk menggunakan antipespirant pada dua hari terakhir, jumlah bakteri justru menurun.

Sekitar 62 persen peserta yang tak menggunakan produk apapun memiliki bakteri Corynebacteria dan sebesar 21 persen memiliki bakteri Staphylococcaceae, dan 10 persen berbagai jenis bakteri secara acak.

Corynebacteria adalah jenis bakteri yang menyebabkan bau badan. Hasil yang berbeda ditemukan pada orang-orang yang menggunakan antipespirant secara teratur sejak awal. Mereka memiliki 60 persen Staphylococcaceae, 14 persen Corynebacteria, dan 20 persen bakteri lainnya.

Kesimpulannya, penggunaan antipespirant maupun deodoran benar-benar menata kembali ekosistem mikroba di kulit kamu. Secara khusus, penelitian ini menunjukkan bahwa antipespirant secara mencolok mengubah bakteri yang hidup di ketiak, dan membuat pemakainya kaya akan mikroba. Sayangnya, penelitian ini belum mengetahui apakah spesies mikrobiome ini memiliki efek mengganggu atau tidak pada kesehatan kulit.

Sumber : www.merdeka.com



Benarkah Orang yang Hidup dengan Satu Ginjal Lebih Sehat?

Tahukah Anda - Menanggapi keluhan sakit beberapa korban yang terlibat dalam jual beli ginjal, konsultan ginjal menyampaikan pendonor ginjal semestinya tidak mengalami kesakitan. Sebab orang yang hidup dengan satu atau dua ginjal, kualitas hidupnya tidak jauh berbeda.


"Penelitian mengenai satu ginjal pernah melibatkan para korban perang yang dibandingkan dengan orang yang memiliki dua ginjal. Hasilnya sama. Begitupun dengan percobaan pada tikus yang diambil ginjalnya. Pada fase permulaan, ginjal yang tersisa bekerja lebih keras tapi akhirnya beradaptasi. Ini menunjukkan, hidup dengan satu ginjal yang berfungsi baik tidak jauh berbeda dengan dua ginjal," kata Konsultan ginjal dan hipertensi dari PAPDI (Perhimpunan Ahli Penyakit Dalam Indonesia), dr Tunggul D Situmorang, SpPD-KGH saat ditemui beberapa waktu lalu. 

Bahkan dia mengatakan, orang yang hidup dengan satu ginjal cenderung lebih sehat ketimbang mereka yang memiliki dua ginjal. "Umumnya manusia tidak bisa hidup normal. Dibandingkan pasien yang memiliki dua ginjal, orang dengan satu ginjal lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatannya. Yang dua itu sering kebablasan," ujarnya, ditulis Jumat (5/1/2016).

Tunggul mengatakan, memelihara dan menjaga fungsi ginjal sebenarnya cukup dengan melakukan hidup sehat. Diet rendah protein dan memeriksakan tekanan darah serta gula darah dianjurkan bila mengalami gangguan fungsi ginjal. Sedangkan penggunaan obat-obatan atau zat lain yang sifatnya mengganggu ginjal (nephrotox) harus dihindari.

Sumber : www.merdeka.com

Monday, February 8, 2016

Patah Hati Emang Buat Bete, Tapi 9 Makanan Ini Bisa Jadi Solusi Pengurang Rasa Sakitnya


Tahukah Anda - Dalam menjalani kehidupan ini kita sering dihadapkan dengan berbagai macam masalah, berbagai macam suasana hati, terkadang kita merasa bahagia, sedih, terharu bahkan patah hati. Terkadang perasaan tersebut mengganggu aktifitas sehari-hari kita sehingga membuat kita tidak bersemangat dalam kehidupan ini.


Setiap manusia mempunyai emosional, tingkat emosional tersebut kadang naik dan turun pada saat seseorang sedang mengalami patah hati. Menurut pakar kesehatan keadaan ini dapat berakibat buruk untuk kesehatan. Selain kecemasan, sakit karena patah hati juga bisa membuat depresi.

Meskipun tidak membuat lupa dengan pahitnya masa lalu, namun beberapa makanan ini setidaknya bisa membantu mengurangi sakitnya patah hati. Mengutip laman Boldsky, Kamis, 3 Desember 2015, berikut deretan makanan mujarab tersebut: 

1. Kacang

Kacang-kacangan setara dengan ikan karena mengandung omega 3 asam lemak. Di dalamnya juga tersedia protein dan mineral yang membantu tubuh meringankan rasa sakit secara emosional.

2. Cokelat

Camilan manis ini merupakan makanan terbaik untuk membantu menyembuhkan patah hati. Sepotong cokelat hitam dapat meningkatkan gairah secara langsung sehingga bagus dikonsumsi orang-orang yang baru mengalami putus cinta.

3. Bawang Merah

Kandungan belerang dalam bawang dapat menyembuhkan peradangan dan mengatur gula darah. Selain itu juga dapat meningkatkan suasana hati dan membuat perasaan menjadi lebih baik.

4. Jahe

Kandungan belerang di dalam jahe dapat melarutkan jumlah kalsium yang banyak terkandung dalam tubuh. Mengonsumsi jahe juga dapat mendorong meningkatkan energi.

5. Bawang Putih

Makanan yang satu ini dapat membantu meringangkan rasa sakit hati dalam berbagai cara. Kandungan belerang sangat penting menjaga kondisi tubuh dalam masa-masa sakit hati. Disarankan untuk menyantap bawang putih mentah dengan campuran air setiap pagi.

6. Rawit

Cabai yang satu ini adalah salah satu jenis makanan terbaik untuk menyembuhkan diri dari perasaan terluka. Sifat detoksifikasi akan membantu melupakan rasa sakit.

7. Sayuran

Peneliti mengatakan makanan mentah akan membuat tubuh menjadi lebih lincah dan positif karena berbagai alasan. Untuk pertama kali cobalah mengonsumsi salad agar terbiasa dengan pola makan sayuran mentah.

Cobalah mengonsumsi sayuran berdaun hijau yang banyak mengandung klorofil dan megnesium. Hal tersebut dapat membantu meminimalkan tekanan darah, nyeri otot, stres, kecemasan dan depresi.

8. Buah

Kandungan kalium dalam buah-buahan dapat membantu meringankan rasa sakit hati. Buah delima, kiwi, alpukat dan pisang dapat menjaga suasana hati tetap stabil.
d
9. Ikan

Makanan yang kaya dengan omega-3 asam lemak ini mampu mengatasi depresi. Selain itu, vitamin yang terkandung di dalamnya dapat memproduksi hormon pendorong perasaan menjadi lebih baik.





Sumber : www.dream.co.i

Wednesday, January 20, 2016

Ini Dia Manfaat Hujan-hujanan, Wanita Sulit Hamil dan Yang Sedang Stress Wajib Baca

Tahukan Anda manfaat dan keberkahan air hujan? Pernahkah anda hujan-hujanan? Sudahkah selama ini memanfaatkan air hujan sebagai air minum yang sangat berkhasiat? Bacalah ini dan praktekkanlah!! Insya Allah bermanfaat!!


Hujan adalah sebuah presipitasi berwujud cairan, berbeda dengan presipitasi non-cair seperti saljubatu es dan slit. Hujan memerlukan keberadaan lapisan atmosfer tebal agar dapat menemui suhu di atas titik leleh es di dekat dan di atas permukaan Bumi.

Cobalah tampung air hujan, diamkan sebentar kemudian masukan ke dalam plastik bening. Setelah itu masukan ke dalam freezer kulkas. Beberapa jam setelah beku, lihatlah !! Ada banyak kristal-kristal indah di dalamnya. Mengapa? Ini menandakan air hujan adalah air yang sehat kaya oksigen.

Ternyata main hujan-hujanan sangat bermanfaat untuk kesehatan dan meminum air hujan menyempurnakannya. Air hujan juga ternyata bisa dijadikan sebagai bahan terapi untuk menghilangkan stress dan meningkatkan kesuburan kandungan, dan ini sudah banyak dipraktekkan oleh banyak wanita yang mendambakan kehamilan. Bagaimana caranya? Sebelumnya kita ketahui dahulu manfaat lain yang bisa diambil dari air hujan, diantaranya:

1. Menyehatkan dan membuat rambut bersinar

Dilansir dari Water Rhapsody, orang-orang Barat zaman dahulu percaya bahwa mencuci rambut dengan air hujan dapat membuat rambut jauh lebih sehat dan bersinar dan sains mampu menjelaskan ini. Dikutip dari Rainwater Connection, air yang turun dari langit ini memiliki kadar kenetralan PH yang hampir sempurna, bebas garam, dan bebas mineral yang buruk bagi rambut. Kalau difilter dengan rapi, air hujan menjadi materi paling netral yang dapat Anda gunakan untuk mencuci rambut.

2. Air hujan mengandung H2O2 ( Hidrogen Peroksida )

Air hujan juga mengandung H2O2 ( Hidrogen Peroksida ). H2O2 dapat dijadikan holistic healing atau “terapi pengobatan”. Ternyata sampai sekarang produk H2O2 yang ada di Indonesia masih impor. Padahal di dalam air hujan ada kandungan H2O2 ini ( bersifat anorganik )

3. Air Hujan mengandung unsur Nitrogen

Nitrogen merupakan faktor utama dalam penciptaan protein penting untuk penciptaan materi genetik dalam tubuh manusia. Nitrogen diperlukan untuk semua bentuk kehidupan.
Meminum air hujan memungkinkan tubuh untuk memanfaatkan nitrogen, mendorong sintesis protein dan penciptaan senyawa dan asam amino yang mempengaruhi pertumbuhan, hormon, fungsi otak dan sistem kekebalan tubuh.

4. Menghilangkan bau amis.

Kalau kita habis makan ikan atau daging, terkadang bau amis pada telapak tangan sulit untuk hilang walaupun kita cuci tangan pakai sabun. Nah salah satu manfaat air hujan adalah dapat menghilangkan bau amis. Coba dan buktikan cuci tangan pakai air hujan, pasti bau amis pada jari tangan kita akan hilang meskipun tanpa menggunakan sabun

5. Menghilangkan toksin ( racun ) pada tubuh.

Larutkan garam pada air hujan segar, lalu rendamlah telapak kaki kita selama ± 15 menit. Lakukan secara rutin setiap kali turun hujan. Usahakan air hujan murni yang digunakan.

Ternyata aktifitas hujan-hujanan bisa juga untuk terapi stress baik bagi wanita maupun pria. Pola dasarnya adalah pengejutan system syaraf yang terletak dibawah jaringan kulit. Kalau kita hujan-hujanan selama 10 menit saja, maka ribuan butir air hujan akan memukul kita. Pukulan air hujan tersebut dapat mengejutkan ribuan system syaraf yang tersebar di seluruh tubuh. Berdiri atau duduklah di alam terbuka sambil terus merasakan butiran-butiran air hujan menyentuh kulit, berdoalah untuk ketenangan bathin. Rasakan kesegaran jiwa maupun raga setelah hujan-hujanan, lebih fress dan menenangkan.

Air Hujan Untuk Kesuburan Kandungan

Anda mendambakan keturunan dan ingin mencobanya? Silakan ikuti langkah-langkah berikut:

Tunggulah hujan berlangsung minimal 10 menit lamanya (Jangan lakukan di hujan pertama setelah kemarau), Lalu berdiri hujan-hujanan di alam terbuka menghadap kiblat dan air hujan yang turun langsung mengenai tubuh hingga benar-benar membasahi seluruh tubuh. (sangat dianjurkan untuk tetap menutup aurat)

Sementara anda hujan-hujanan, taruhlah wadah untuk menampung air hujan murni, air hujan murni adalah air hujan yang turun langsung dari langit tanpa perantara genting maupun talang.

Minumlah air hujan yang berhasil ditampung dengan terlebih dahulu berdoa kepada Yang Maha Kuasa agar diberikan keturunan. Minumlah air hujan secukupnya, tidak terlalu sedikit dan jangan berlebihan.

Lakukan teknik ini sampai hujan berhenti atau anda sudah merasa kedinginan.

Dalam pemanfaatan sehari-hari, dapat juga di pindahkan air hujan tersebut ke dalam tempat air, botol atau gelas. Agar menjadi lebih bersih dan lebih berkhasiat bisa endapkan selama 24 jam. Setelah 24 jam, ambil setengah bagian air paling atas dan sisa airnya dibuang. Boleh langsung digunakan untuk mandi dan minum tanpa direbus atau bisa direbus sampai mendidih (seperti memasak air minum). Cobalah minum secara rutin sampai sekitar 20 liter dan rasakan manfaatnya untuk tubuh anda.

Mengapa air hujan bermanfaat dan baik kesehatan? Karena manusia adalah makhluk yang organik, kita tercipta dari tanah kemudian tanah itu akan subur dengan hujan. Jadi sekali lagi ditegaskan, dianjurkan kepada kaum wanita yang sulit memiliki keturunan untuk mandi hujan dan minum air hujan. Selain itu, saat hujan kita sebaiknya memperbanyak berdoa, termasuk berdoa meminta keturunan karena disaat hujan turun adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Mumpung masih musim hujan ayo hujan-hujanan. Silakan bagikan ke teman Anda, semoga bermanfaat.

Sumber : sedoot.xyz

Tuesday, January 19, 2016

Hati-hati! Jangan Rebus Kembali Air yang Matang Karena Dapat Menjadi Racun Mematikan Tubuh

Pernah merebus kembali air yang sudah matang ? Kelihatannya memanglah sepele, namun tahukah anda nyatanya air yang telah masak sangat tidak boleh di rebus kembali.




Memanglah kadang-kadang kita sering merebus kembali air yang telah masak untuk memakainya kembali.

Tak tahu itu di proses jadi minuman panas atau memasak makanan. Kita beranggapan, air yang telah matang lantas di rebus kembali bakal makin bersih.

Demikian sebaliknya, air itu jadi sangatlah beresiko buat badan kita.

Air yang telah masak serta di rebus lagi bakal mengubah susunan kimianya. Hingga jadi membuatnya toksin untuk badan kita.

Air masak yang di rebus lagi bakal membuahkan bahan kimia tertentu seperti arsenik, nitrat serta flouride. Serta itu sangatlah beresiko untuk empedu serta ginjal kita.

Bahaya keracunan arsenik meliputi neuropati perifer, gejala gastrointestinal, diabetes, efek system ginjal, penyakit jantung serta tumbuhnya sel kanker.

Serta nitrat sudah dihubungkan dengan banyak penyakit seperti leukemia, limfoma non-Hodkin, serta penyebab kanker usus, kanker kandung kemih, kanker ovarium, kanker perut, kanker pankreas serta kanker kerongkongan.

Hasil riset Harvard University menyimpulkan menyimpulkan bahwa fluoride yang ditemukan di air minum menyebabkan rendahnya IQ pada anak-anak.

Ngeri ya, akibat dari perebusan lagi air yang telah masak, mulai saat ini lakukan merebus air satu kali saja ya. Sebarkan kepada yang lain ya


Sumber: informasiterhangat.com

Sunday, January 17, 2016

Hati-hati... Batasi Konsumsi 5 Bagian tubuh Ayam ini Jika Kamu Sayang pada Tubuhmu!

Anda suka makan ayam ? Sebaikanya hati-hati dan batasi jangan terlalu berlebihan dalam komsumsi 5 tubuh ayam ini. Daging ayam adalah salah satu makanan yang paling banyak dikonsumsi masyarakat di Indonesia, bahkan di dunia. Rasanya yang lezat, harga terjangkau, dan mudah diolah, menjadikan daging ayam favorit bagi banyak orang. Kelezatan tekstur ayam juga mudah diterima oleh lidah banyak orang.



Hampir semua bagian tubuh ayam dapat diolah menjadi aneka jenis masakan. Mulai dari kepala, dada, sayap, paha, ceker, hingga jeroannya dapat dikonsumsi. Tapi, taukah kamu jika ternyata ada beberapa bagian dari tubuh ayam yang sebaiknya tidak kita konsumsi, karena bisa berakibat buruk pada kesehatanmu. Bagian mana saja? Simak ulasan berikut ini :


Inilah bagian tubuh ayam yang sebaiknya tidak dimakan karena menimbulkan racun

1. Sayap Ayam 

Sayap ayam merupakan salah satu bagian tubuh ayam yang menjadi favorit bagi banyak orang. Rasanya memang lezat. Jika digoreng, kulitnya yang krispi yang membalut daging akan terasa enak ketika dimakan. Tapi ternyata, sayap adalah salah satu bagian tubuh ayam yang berbahaya jika dimakan. Karena, ketika ayam disuntik maka bagian yang disuntik hormon adalah bagian sayap. Dimungkinkan obat suntikan tersebut masih mengendap di sayapnya dan dapat menyebabkan tumor bagi yang mengkonsumsi bagian ini.

2. Kepala Ayam 

Jika umur ayam semakin tua, maka racun dalam kepala ayam juga makin banyak. Hal ini karena ayam mengkonsumsi berbagai makanan termasuk juga makanan yang mengandung zat kimia berbahaya atau mengandung logam berat. Karena itu, lama kelamaan zat tersebut akan tertimbun di dalam otak ayam dan akan mengakibatkan hal buruk terjadi ketika dikonsumsi manusia.

3. Kulit Ayam 

Siapa yang tidak suka kulit ayam? Bagian ini juga banyak yang menyukainya, terutama saat digoreng krispi, rasanya gurih dan renyah. Tapi, kulit ayam juga mengandung bahaya. Menurut penelitian di Jepang, banyak atibiotik, hormon, racun yang larut dalam lemak terdapat dalam kulit hewan, termasuk ayam.

Oleh sebab itu, di dalam kulit ayam terdapat racun yang larut dalam lemak, yang memungkinkan timbulnya kerusakan metabolisme hati jika dikonsumsi.

4. Brutu Ayam 

Brutu merupakan bagian bawah ayam tempat keluarnya kotoran. Di dalam brutu ini terdapat kelenjar getah bening yang dapat menelan bakteri dan virus. Oleh sebab itu, jangan mengkonsumsi bagian ini. Karena selain sebagai jalan keluar kotoran, brutu juga banyak mengandung virus dan bakteri.

Itulah bagian tubuh ayam yang sebaiknya tidak dikonsumsi karena akan mendatangkan bahaya bagi kesehatan tubuh kita. Meski bagian-bagian dari tubuh ayam itu sangat enak jika dikonsumsi, namun kita juga perlu memikirkan dampak jangka panjangnya bagi tubuh kita sendiri. Jangan hanya memikirkan enaknya saja, tapi kita juga sebisa mungkin menghindari makanan-makanan yang dapat membahayakan kesehatan kita.

5. Leher Ayam 

Walaupun leher ayam tidak banyak memiliki daging, tapi penggemarnya cukup banyak. Tapi ternyata, di dalam leher ada organ immune ayam yang banyak mengandung berbagai bakteri dan kuman penyakit. Tentu saja berbahaya jika dikonsumsi oleh manusia. Silahkan bagikan info bermanfaat ini.


Sumber : wajibbaca.com

Friday, January 15, 2016

Sudah Tau Belum? Metode Menentukan Jenis Kelamin Bayi?

Sudah Tau Belum? Metode Menentukan Jenis Kelamin Bayi?

Secara alamiah, perempuan memiliki kemungkinan hamil sekitar 20-25 persen dalam satu siklus usia 20-an tahun. Artinya, pada usia 20-an tahun, pada setiap siklus ovulasi, kemungkinan menjadi hamil adalah 20-25 persen. Jenis kelamin sendiri sudah terbentuk sejak terjadinya penggabungan sel (fertilisasi) antara sel sperma dengan sel telur di saluran telur. Jadi, proses terjadinya manusia bukan di rahim, melainkan di ujung saluran telur yang disebut ampula tuba fallopi.



“Setelah pertemuan itu, boleh dibilang semua bahan dasar manusia sudah terbentuk. Terjadilah penggabungan kromosom ibu dan kromosom ayah, termasuk jenis kelamin juga akan terbentuk. Seandainya terjadi kelainan pun, sejak awal sudah bisa diketahui,” ujar Dr. Prima Progestian, Sp.OG., dari RSIA Muhammadiyah Taman Puring , Jakarta.


Setelah itu, sel yang sudah bergabung tadi masuk kembali dan menempel di rahim menjadi embrio. Atau sebaliknya, keluar lagi sebagai menstruasi. Apabila terjadi penggabungan antara sperma Y dengan sel telur X , maka akan menjadi janin laki-laki. Perempuan hanya membawa satu jenis kromosom (X), sedangkan laki-laki memiliki 2 jenis sperma yang membawa kromosom X dan Y.

Terkadang terjadi kegagalan pembentukan sperma. Misalnya, pada kejadian XO atau hanya membawa sperma X, sedangkan Y tidak terbentuk. Akhirnya, yang terjadi adalah anak perempuan yang tidak sempurna. Ada juga kelainan di mana kromosomnya berlebih atau kurang. Kelainan ini bisa memengaruhi pola penampilan seks. Misalnya, jika yang terjadi adalah XYY, bisa jadi yang muncul adalah anak yang sangat agresif. Di Amerika, penelitian biasanya dilakukan ke para bandit. “Ternyata ditemukan kromosom Y-nya berlebihan, sehingga mereka menjadi sangat agresif dan menimbulkan permasalahan sosial,” kata Prima melanjutkan.

Faktor yang sangat memengaruhi jenis kelamin bayi adalah faktor genetik. Sebagai contoh, di Amerika, ditemukan sebuah keluarga yang memiliki kecenderungan selalu melahirkan bayi laki-laki. Selama 200 tahun, keturunan keluarga tadi laki-laki semua. “Ini tergantung kekuatan atau jumlah sel sperma yang ada. Tapi secara umum, probabilitas jenis kelamin bayi adalah 50-50.”

► Kedalaman Penetrasi

Jadi, sebetulnya, bisa tidak sih, pasangan suami-istri memilih jenis kelamin bayi sesuai keinginan mereka? Banyak pendapat atau mitos yang menganjurkan trik tertentu agar diperoleh jenis kelamin bayi yang sesuai harapan, dari mulai posisi hubungan seks, makanan, dan sebagainya.

Metode yang sekarang banyak dipakai adalah metode yang ditemukan Dr. Landrum Shettles. Penulis buku How to Choose the Sex of Your Baby ini menganalisis bahwa pH vagina berperan dalam proses pembuahan. PH yang semakin basa (alkalis) cenderung menghasilkan bayi berjenis kelamin laki-laki, sementara pH yang lebih asam (asiditas) sebaliknya. Dari dasar ini, kemudian diteliti dan dicari cara memperoleh suasana pH vagina yang diiinginkan.

Salah satunya adalah posisi hubungan seks. Agar menimbulkan suasana pH vagina yang basa, posisi hubungan seks yang dianjurkan adalah penetrasi semakin dalam ke arah serviks. “Ini bisa menimbulkan suasana basa, sementara penetrasi yang lebih ke arah luar, cenderung menciptakan suasana asam yang artinya peluang memperoleh anak perempuan lebih besar,” lanjut Prima.

Sementara untuk mengontrol dalam-tidaknya penetrasi, posisi yang dianjurkan adalah posisi misonaris untuk menciptakan pH asam, dan posisi rear-entry untuk menciptakan pH basa.

Begitu juga dengan makanan, dipilih jenis yang bisa menimbulkan suasana asam atau basa. Misalnya, untuk menciptakan suasana asam, maka konsumsi makanan yang dianjurkan adalah makanan yang mengandung unsur garam, atau makanan yang tinggi kalsium dan magnesium, seperti produk susu olahan (keju, yoghurt ) dan turunannya. Kemudian, menghindari makanan yang mengandung daging, karena tinggi natrium dan kalium. Sebaliknya, untuk memperoleh bayi laki-laki, pilih makanan yang tinggi natrium dan kalium. Ini akan membantu suasana cairan vagina menjadi lebih basa.

► Pilah-pilih Sperma

Selain metode Shettles yang boleh dibilang low technology , orang mulai mencari cara memilih jenis kelamin dengan cara yang lebih scientific dan lebih pasti. Salah satunya dengan memilih sperma. X dan Y dengan jalan disaring dengan cairan albumin (albumin method ). Metode ini ditemukan oleh Dr. Ronald Ericsson, PhD dan sekarang digunakan untuk proses inseminasi.

Prinsipnya, sperma di-washing , diputar (centrifuged ), kemudian dimasukkan ke dalam media albumin. Nah, sperma yang kemampuan berenangnya bagus diambil. Metode ini hanya memilah sperma yang baik, tapi tidak memilih jenis sperma, sehingga kemungkinannya hanya 78 persen-85 persen untuk bayi laki-laki, dan 73 persen-75 persen untuk bayi perempuan.

Metode yang lebih canggih lagi adalah dengan mikro sortir (microsort ). Prinsip metode ini adalah menandai kromosom dengan pewarna fluorescence atau FISH (fluorescence in situ hybridization ). Sperma ditandai dengan pewarna fluorescence, sehingga memancarkan warna tertentu, melalui alat yang dinamakan flow citometry . Misalnya, sperma Y hijau, sperma X merah. Setelah itu akan diperoleh X sort atau Y sort .

Keberhasilan metode ini diklaim meningkat sampai 85 persen, meskipun masih ada sperma yang lolos juga. “Metode ini juga sudah dilakukan di Amerika Serikat, meskipun masih muncul pro-kontra seputar keamanan pewarna,” pungkas Prima.

► Timingnya Tepat

Selain posisi hubungan seks dan makanan, cara lain yang sering dipakai adalah mencuci vagina sebelum berhubungan intim. Misalnya, untuk mendapatkan pH vagina yang asam, vagina dicuci dengan cuka, sementara untuk mendapatkan suasana basa, bisa dibasuh dengan soda kue (baking soda ). Teknik ini memiliki tingkat keberhasilan yang tidak terlalu tinggi, sekitar 50-70 persen.

Teknik lainnya adalah dengan teknik waktu ovulasi (timing of ovulation ), yang juga diperkenalkan oleh Dr. Shettles. “Dasar teknik ini adalah melihat tingkat gerakan sperma. Sperma Y lebih kecil, karena materi genetiknya lebih sedikit, tapi umurnya pendek. Sementara sperma X lebih gendut, lebih besar dan lebih lambat gerakannya, tapi umurnya lebih tahan lama,” jelas Prima.

Atas dasar bentuk anatomi sperma ini, Shettles melihat faktor waktu hubungan seksual bisa berpengaruh terhadap jenis kelamin bayi. Semakin dekat waktu hubungan seks ke waktu ovulasi, diharapkan sperma Y yang lebih cepat bergerak ke sel telur, sehingga kemungkinan menghasilkan anak laki-laki lebih besar. Shettles menganjurkan hubungan intim dilakukan 1-2 hari sebelum ovulasi.

“Kalau ingin anak perempuan, hubungan intim sebaiknya dilakukan jauh-jauh sebelum ovulasi, bisa 3 - 5 hari sebelum ovulasi, setelah itu jangan berhubungan lagi,” lanjutnya. Diharapkan, sperma X sudah loyo, sementara sperma Y masih tahan sampai ke sel telur. Shettles mengklaim, teknik ini memiliki tingkat kemungkinan berhasil 70 - 80 persen. Demikianlah tadi metode menentukan jenis kelamin bayi, semoga tulisan ini bermanfaat, jangan lupa untuk berbagi ya... Sebarkan

Sumber : health.kompas.com/read/2010/12/29/11380258/Posisi.Seks.Tentukan.Jenis.Kelamin.Bayi.

Thursday, January 14, 2016

Inilah 7 Hal Yang Kerap Dikhawatirkan Ibu Hamil

Tahukah Anda? bahwa menanti kelahiran buah hati tercinta bisa menjadi momen yang menyenangkan sekaligus mendebarkan. 



Akan tetapi, selama proses mengandung, ada banyak hal yang sering dikhawatirkan atau ditakutkan ibu hamil, apalagi jika hal ini adalah pengalaman pertamanya.
Hal terpenting untuk diingat baik-baik adalah, jika anda (ibu hamil) dalam kondisi sehat, anda tidak perlu terlalu khawatir dan panik. Untuk itu, Alyssa Dweck, M.D., seorang asisten professor di departemen kebidanan di Mount sinai School of Medicine menyarankan agar ibu hamil lebih fokus untuk menjaga kesehatannya daripada mengkhawatirkan hal-hal yang tidak perlu. “Ibu hamil yang menjaga dan mengoptimalkan kondisi kesehatannya bahkan sejak sebelum kehamilan dengan cara rajin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat, dan juga mendapatkan perawatan prenatal yang baik, diharapkan bisa menikmati kehamilannya daripada mengkhawatirkan berbagai hal yang tidak perlu,” ujarnya.

Beberapa Hal Yang Dikhawatirkan Ibu Hamil

Walaupun demikian, menurut Dweck, kondisi ibu hamil yang sehat tampaknya tidak cukup kuat untuk meredam rasa khawatir berlebih ibu hamil terhadap kehamilan. Untuk itu ia mengulas beberapa hal yang kerap dikhawatirkan para ibu hamil. Apa saja itu? Berikut ulasannya..

1. Keguguran

Dweck mengatakan bahwa satu dari lima kehamilan bisa berakhir dengan keguguran yang biasanya terjadi pada 10 hingga 12 minggu pertama. Namun kebanyakan dari kasus tersebut disebabkan oleh kelainan geneti, dan ini susah untuk dicegah. Sehingga, mengkhawatirkan hal tersebut sesungguhnya tidak bermanfaat bagi ibu hamil. Tapi, ibu hamil masih bisa menurunkan risiko keguguran dengan cara tidak merokok dan menjaga kenaikan berat badan dalam batas standar sehat.
Apabila terjadi merasakan sakit di awal kehamilan atau terjadi pendarahan, segeralah untuk berkonsultasi dengan dokter anda untuk memastikan tidak terjadi keguguran. Jika kehamilan anda dinyatakan baik-baik saja dan tidak bermasalah, maka sudah saatnya anda berhenti khawatir dan mulai untuk berpikir positif.
Kalaupun anda pernah mengalami keguguran sebelumnya, prosentase untuk mengalami keguguran lagi pada kehamilan berikutnya tidak ikut meningkat, kata Mary Jane Minkin, M.D, seorang profesor klinis di Yale Medical School.

2. Takut bayi tersakiti saat terbentur

Adalah hal yang wajar jika seorang ibu hamil merasa khawatir terhadap janin yang dikandungnya saat tubuhnya mengalami benturan secara tidak sengaja. Namun kabar baiknya adalah, kemungkinan bayi tersakiti karena insiden tersebut sangatlah kecil. Hal ini, menurut Minkin, karena ada 1 ton cairan ketuban pelindung yang mengelilingi janin.

3. Bayi mengalami cacat bawaan

Sebagian besar cacat bawaan memang tidak bisa dicegah, namun kasus seperti ini sangat jarang terjadi. Cacat bawaan hanya terjadi sekitar 3-4 persen pada bayi, dan itu berarti 96-97 persen bayi baru lahir tidak akan mengalaminya.
Dweck mengatakan bahwa kita sangat diuntungkan dengan hadirnya teknologi modern yang telah menyediakan ultrasound dengan resolusi tinggi. Teknologi ini memungkinkan kita untuk mengetahui adanya kelainan-kelainan pada bayi dengan mudah, mulai dari jari yang jumlahnya kurang hingga kelainan jantung.
Maka dari itu, untuk meminimalkan risiko terjadinya kelainan pada bayi, ibu hamil sangat dianjurkan untuk menjauhi rokok, alkohol, dan obat-obatan tertentu.

4. Melahirkan Prematur

Kemungkinan untuk melahirkan prematur memang ada, dan risiko tersebut bisa lebih besar pada ibu hamil yang sebelumnya pernah melahirkan prematur atau pernah terjadi pendarahan. Namun, menurut Minkin, kasus terjadinya persalinan prematur hanya terjadi pada 10 persen kehamilan.
Alih-alih mengkhawatirkan hal tersebut, ibu hamil lebih baik memfokuskan untuk menjaga berat badannya tetap dalam standar sehat ibu hamil agar diabetes dan tekanan darahnya tetap terjaga. Apabila keduanya mengalami kenaikan yang tidak terkontrol, maka bisa menyebabkan terjadinya kontraksi awal. Namun, secara umum, selama kondisi kehamilan ibu hamil tetap sehat, maka tidak perlu khawatir berlebihan akan terjadinya kelahiran prematur(usi kandungan sebelum 37 minggu), kata para ahli.

5. Rasa sakit saat melahirkan

Banyak ibu hamil yang merasa khawatir saat menjelang proses kelahiran atau persalinan, mulai dari tidak bisa mencapai Rumah Sakit tepat pada waktunya, rasa sakit yang luar biasa, sampai khawatir mengeluarkan kotoran saat mengejan. Tentu rasa khawatir tersebut wajar dialami ibu hamil, dan proses kelahiran memang sakit. Namun ada pilihan efektif dan aman yang dapat dilakukan seperti anastesi spinal dan epidural, serta teknik pernapasan dan relaksasi, Dweck menuturkan.
Sedangkan untuk kasus terjadinya keluar kotoran ketika mengejan seharusnya tidak perlu dikhawatirkan. Banyak ibu hamil yang mengalaminya, dan hal tersebut sudah lumrah bagi dokter dan orang-orang yang membantu proses persalinan. Jadi tidak ada alasan untuk khawatir berlebihan terhadap hal tersebut. Bahkan faktanya, “jika anda tidak buang air besar, bisa jadi anda kekurangan tenaga untuk mengejan dan mendorong,” ujar Minkin.

6. Leher bayi terlilit tali pusat

Adalah hal yang biasa terjadi jika leher bayi terlilit tali pusat. Kasus ini bisa terjadi pada 25 persen ibu hamil. Namun menurut Dweck, hal ini tidak perlu ditakutkan. Cairan ketuban telah menyediakan pelindung yang sangat cukup untuk membatasi lilitan tali pusat dengan leher si bayi. Dweck menjelaskan bahwa sangat jarang terjadi jika tali pusat melilit leher bayi sampai beberapa lilitan hingga akhirnya menyebabkan masalah. Kalaupun ada, tentu ini merupakan pengecualian.

7. Operasi Caesar darurat

Kemungkinan terjadinya operasi caesar yang disebabkan keadaan darurat sangatlah kecil. Bila memang terjadi, hal ini mungkin karena detak jantung bayi tidak terdengar kuat, bayi terlilit tali pusat, plasenta terpisah dari dinding rahim, di mana kondisi saat itu ketuban sudah pecah. Namun, kesempatannya lebih besar anda tidak mengalami hal tersebut. Minki menjelaskan, bahwa kasus seperti ini terjadi tidak lebih pada 1-2 persen, namun tentu dokter spesialis kandungan tidak bisa memprediksi hal ini.
Itulah beberapa hal yang kerap dikhawatirkan para ibu hamil. Alih-alih mengkhawatirkan hal-hal tersebut, ibu hamil dianjurkan untuk tetap fokus pada kondisi kesehatan tubuhnya sehingga lebih menikmati kehamilannya dan terhindar dari stres yang bisa mengakibatkan permasalahan pada kandungannya. Semoga bermanfaat, jangan lupa untuk membagikan.
via KompasHealth | gambar : designblog.nzeldes.com