Showing posts with label Keluarga. Show all posts
Showing posts with label Keluarga. Show all posts

Thursday, February 11, 2016

Hati – Hati Jika pH Tubuh Tak Seimbang, Inilah Salah Satu Penyebab Kanker


Tahukah Anda - Pernahkah anda mengetahui angka pH tubuh yang normal dan seimbang? pH tubuh yang normal berada di angka 7, jika lebih dari 7 maka kondisi tubuh kita memiliki pH yang basa. Sebaliknya, tubuh dikatakan bersifat asam jika pH berada di bawah 7. 



Jika pH tubuh berada di bawah 7 atau bersifat asam maka tubuh rentan terkena berbagai penyakit. Untuk menghindarinya, kamu bisa mengonsumsi buah-buahan seperti blueberry, cherry, blackberry, strawberry, apel, pisang, atau semangka.

Makanan pemicu pH asam umumnya merupakan makanan yang mengandung lemak, seperti daging sapi, ayam, ikan, daging babi, dan kacang-kacangan. Jika tubuhmu terlalu asam, maka aka nada banyak bakteri dan virus yang bisa lebih cepat berkembang di dalam tubuh, termasuk kanker. Wah, tak mau terkena risiko penyakit kanker yang berbahaya itu kan, Girls? Hm, sepertinya kamu harus mulai bisa mengubah pola hidup yang lebih sehat agar terhindar dari berbagai penyakit.

Sebagian tubuh manusia terdiri dari cairan. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengonsumsi cairan yang dapat menjaga tubuhmu tetap dalam kondisi yang bugar. Selain mengonsumsi buah-buahan yang tadi telah disebutkan dan buah-buahan lain yang mengandung banyak cairan, mengonsumsi air alkali juga bisa menjadi pilihan. Air alkali merupakan air yang memiliki kandungan pH di atas 7, sehingga bisa membuat angka pH dalam tubuhmu menjadi basa. 


Mengapa angka pH penting? Karena sebagian besar dari tubuh adalah air (50-60%), tingkat pH memiliki efek mendalam pada semua kesehatan kimia tubuh, kesehatan dan penyakit. Semua mekanisme regulasi (termasuk pernapasan, sirkulasi, pencernaan, produksi hormon) melayani tujuan keseimbangan pH, dengan menghilangkan penyebab residu asam yang dimetabolisme dari jaringan tubuh tanpa merusak sel-sel hidup.

Penelitian menunjukkan bahwa tanpa tingkat pH tubuh yang basa, tubuh tidak bisa menyembuhkan dirinya sendiri dari risiko penyakit kanker. Semua obat-obatan dan bahan kimia beracun justru memiliki efek menurunkan pH tubuh si penderita. Itulah mengapa ada efek samping untuk setiap obat dan tidak satupun dari obat-obatan kimia menyebabkan penyembuhan, melainkan hanya memperlambat pertumbuhan virus yang telah tersebar di dalam tubuh. Ada sebuah penelitian yang membuktikan bahwa sebuah penyakit tidak dapat bertahan hidup dalam tubuh yang memiliki keadaan basa (alkali). Virus, bakteri, ragi, jamur, jamur, Candida dan sel-sel kanker berkembang dalam keadaan rendah oksigen, lingkungan asam (pH rendah). Oleh karena itu, penting bagi kita semua untuk menjaga pH tubuh agar tetap dalam keadaan normal dan seimbang dan cenderung basa sehingga kita bisa mencegah risiko datangnya penyakit kanker yang bisa mengancam kapan saja.




sumber : www.hidupseimbangku.com

Inilah Contoh Rumah-Rumah yang Seperti Kuburan



Tahukah Anda - Rumah yang dibacakan al Qur'an didalamnya akan menjadi luas bagi pemiliknya, malaikat mendatanginya, syetan menjauhinya Di sisi lain, Malaikat tidak akan memasuki rumah yang di dalamnya terdapat anjing


Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu mengabarkan dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:

لاَ تَجْعَلُوْا بُيُوْتَكُمْ مَقَابِرَ، إِنَّ الشَّيْطَانَ يَنْفِرُ مِنَ الْبَيْتِ الَّذِي تُقْرَأُ فِيْهِ سُوْرَةُ الْبَقَرَةِ

“Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian sebagai kuburan. Sesungguhnya setan akan lari dari rumah yang di dalamnya dibacakan surah Al-Baqarah.” [HR. Muslim no. 1821]

Dari Abu Hurairah radhiyallahu anhu, Rasulullah berkata :

إن البيت ليتسع على أهله ، وتحضره الملائكة ، وتهجره الشياطين ، ويكثر خيره :

أن يقرأ فيه القرآن .

وإن البيت ليضيق على أهله ، وتهجره الملائكة ، وتحضره الشياطين ، ويقل خيره :

ألا يقرأ فيه القرآن

“Sesungguhnya rumah yang dibacakan al Qur’an didalamnya akan menjadi luas bagi pemiliknya, malaikat mendatanginya, syetan menjauhinya dan banyak kebaikannya, dan rumah akan menjadi sempit bagi pemiliknya, malaiakat menjadi tehalang, syetan hadir dan sedikit kebaikannya jika tidak dibacakan al Qur’an dalam rumah tersebut.”[HR. Ad Darimi]

Rep: Admin Hidcom

Editor: Cholis Akbar



Sumber : www.hidayatullah.com

Wednesday, February 10, 2016

SubhannAllah Inilah Keutamaan Surat Al Ikhlash Jika Dibaca Di 9 Waktu


Tahukah Anda – Al-Quran adalah kitab suci agama Islam yang merupakan Wahyu langsung dari Allah dan diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Sebagai kitab suci yang paling sempurna, seluruh kandungan isi AL-Quran mempunyai berjuta keutamaan dan mukjizadnya. Salah satu surat yang memiliki keutamaan yang menabjubkan adalah surat Al-Ikhlas.

Surat Al Ikhlas, seperti halnya surat-surat yang lain juga memiliki banyak rahasia yang terkandung di dalamnya. Dinamakan surat Al Ikhlas, karena dia menyelamatkan orang yang membacanya dari kesulitan dunia akherat, dari kesulitan sakarotul maut, dari kesulitan kegelapan malam dan dari segala kesulitan resiko di hari kiamat. Ternyata ada waktu tertentu yang dianjurkan membaca surat Al-Ikhlas. Berikut sembilan waktu yang dianjurkan untuk mengamalkan surat Al-Ikhlas:

Pertama : waktu pagi dan sore hari

Pada malam hujan lagi gelap gulita kami keluar mencari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk shalat bersama kami, lalu kami menemukannya. Beliau bersabda, 

“Apakah kalian telah shalat?” Namun sedikitpun aku tidak berkata-kata. Beliau bersabda, “Katakanlah“. Namun sedikit pun aku tidak berkata-kata. Beliau bersabda, “Katakanlah“. Namun sedikit pun aku tidak berkata-kata. Kemudian beliau bersabda, “Katakanlah“. Hingga aku berkata, “Wahai Rasulullah, apa yang harus aku katakan?” 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, 

“Katakanlah (bacalah surat) QUL HUWALLAHU AHAD DAN QUL A’UDZU BIRABBINNAAS DAN QUL A’UDZU BIRABBIL FALAQ ketika sore dan pagi sebanyak tiga kali, maka dengan ayat-ayat ini akn mencukupkanmu (menjagamu) dari segala keburukan.” (HR. Abu Daud no. 5082 dan An Nasai no. 5428. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan)

Kedua: sebelum tidur

“Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam ketika berada di tempat tidur di setiap malam, beliau mengumpulkan kedua telapak tangannya lalu kedua telapak tangan tersebut ditiup dan dibacakan ’Qul huwallahu ahad’ (surat Al Ikhlash), ’Qul a’udzu birobbil falaq’ (surat Al Falaq) dan ’Qul a’udzu birobbin naas’ (surat An Naas). Kemudian beliau mengusapkan kedua telapak tangan tadi pada anggota tubuh yang mampu dijangkau dimulai dari kepala, wajah, dan tubuh bagian depan. Beliau melakukan yang demikian sebanyak tiga kali.” (HR. Bukhari no. 5017)

Ketiga: ketika ingin meruqyah (membaca do’a dan wirid untuk penyembuhan ketika sakit)

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berkata, “Apabila Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam hendak tidur, beliau akan meniupkan ke telapak tangannya sambil membaca QUL HUWALLAHU AHAD (surat Al Ikhlas) dan Mu’awidzatain (Surat An Naas dan Al Falaq), kemudian beliau mengusapkan ke wajahnya dan seluruh tubuhnya

“Aisyah berkata, “Ketika beliau sakit, beliau
menyuruhku melakukan hal itu (sama seperti ketika beliau hendak tidur, -pen).” (HR. Bukhari no.5748)

Keempat : wirid seusai shalat (sesudah salam)

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan padaku untuk membaca mu’awwidzaat di akhir shalat (sesudah salam).” (HR. An Nasai no. 1336 dan Abu Daud no. 1523. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih). Yang dimaksud mu’awwidzaat adalah surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas sebagaimana dikatakan oleh Ibnu Hajar Al Asqolani. (Fathul Bari, 9/62)

Kelima : dibaca ketika mengerjakan shalat sunnah fajar (qobliyah shubuh)

“Sebaik-baik surat yang dibaca ketika dua raka’at qobliyah shubuh adalah Qul huwallahu ahad (surat Al Ikhlash) dan Qul yaa ayyuhal kaafirun (surat Al Kafirun).” (HR. Ibnu Khuzaimah 4/273. Syaikh Al Albani mengatakan dalam Silsilah Ash Shohihah bahwa hadits ini shahih. Lihat As Silsilah Ash Shohihah no. 646). Hal ini juga dikuatkan dengan hadits Ibnu Mas’ud yang akan disebutkan pada point berikut.
Laporkan iklan?

Keenam : dibaca ketika mengerjakan shalat sunnah ba’diyah maghrib

“Aku tidak dapat menghitung karena sangat sering aku mendengar bacaan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca surat pada shalat dua raka’at ba’diyah maghrib dan pada shalat dua raka’at qobliyah shubuh yaitu Qul yaa ayyuhal kafirun (surat Al Kafirun) dan qul huwallahu ahad (surat Al Ikhlash).” (HR. Tirmidzi no. 431. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih)

Ketujuh : dibaca ketika mengerjakan shalat witir tiga raka’at

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca pada raka’at pertama: Sabbihisma robbikal a’la (surat Al A’laa), pada raka’at kedua: Qul yaa ayyuhal kafiruun (surat Al Kafirun), dan pada raka’at ketiga: Qul huwallahu ahad (surat Al Ikhlash) dan mu’awwidzatain (surat Al Falaq dan An Naas).” (HR. An Nasai no. 1699, Tirmidzi no. 463, Ahmad 6/227)

Kedelapan : dibaca ketika mengerjakan shalat Maghrib (shalat wajib) pada malam jum’at

“Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa ketika shalat maghrib pada malam Jum’at membaca Qul yaa ayyuhal kafirun’ dan ‘Qul ‘ huwallahu ahad’. ” (Syaikh Al Albani dalam Takhrij Misykatul Mashobih (812) mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Kesembilan : ketika shalat dua rak’at di belakang maqom Ibrahim setelah thowaf

“Lantas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadikan maqom Ibrahim antara dirinya dan Ka’bah, lalu beliau laksanakan shalat dua raka’at. Dalam dua raka’at tersebut, beliau membaca Qulhuwallahu ahad (surat Al Ikhlas) dan Qul yaa-ayyuhal kaafirun (surat Al Kafirun). Dalam riwayat yang lain dikatakan, beliau membaca Qul yaa-ayyuhal kaafirun (surat Al Kafirun) dan Qulhuwallahu ahad (surat Al Ikhlas).” (Disebutkan oleh Syaikh Al Albani dalam Hajjatun Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, hal. 56)

Meskipun ada anjuran 9 waktu di atas. Namun membaca surat Al-Ikhlas tidaklah terpaku pada 9 waktu tersebut. Di mana pun kapanpun boleh membaca surat Al-Ikhlas sebagai bentuk dzikir kepada Allah SWT. Wallahu a’lam.

Sumber : islampos.com


Monday, February 8, 2016

Suami Wajib Baca, Inilah Salah Satu Pahala Temani Istri Belanja


Tahukah Anda - Bagi para suami berbelanja merupakan aktivitas membosankan dan tidak disukai. Terlebih jika belanja untuk kebutuhan sehari-hari. Mereka lebih memilih bermain dengan perangkat game atau gadgetnya ketimbang melakukan aktivitas yang satu ini.


Berbeda dengan suami, bagi para istri berbelanja menjadi rutinitas wajib. Mereka harus memastikan semua keperluan rumah tangga terpenuhi dengan kegiatan belanja tersebut. Perbedaan minat inilah yang membuat suami jarang menemani istrinya berbelanja.

Meskipun sesekali mau, para istri harus siap mendengar omelan suami terlebih dahulu sebelum akhirnya ditemani belanja. Padahal ada begitu banyak pahala yang dijanjikan Allah dengan aktivitas ini. Apa saja pahalanya? Yuk baca ulasannya. Kegiatan belanja wanita yang sudah menikah tentu berbeda dengan mereka yang masih lajang. Jika saat masih sendiri wanita berbelanja untuk kepentingan pribadi, bahkan cenderung menghabiskan uang untuk belanjaan yang tidak penting.

Namun ketika sudah menikah tidak demikian. Aktivitas belanja saat sudah memiliki suami dilakukan demi memenuhi kebutuhan suami dan anak-anaknya. Belanjaan yang dibeli pun adalah hal-hal yang berguna untuk keluarganya. Setelah menikah wanita akan lebih mendahulukan kepentingan keluarga dibanding kepentingannya sendiri.

Inilah yang terkadang membuat istri mengelus dada. Pasalnya suami tidak mau menemaninya berbelanja saat mereka memiliki waktu luang. Bahkan diantara mereka ada yang menyuruh istri naik taksi atau angkot sendiri, padahal dia memiliki kendaraan yang bisa digunakan untuk mengantarkan sang istri. Hal ini memang hanya hal sepele. Namun tahukah anda penolakan anda tersebut dapat menyakiti hati istri.

Namun para istri tidak perlu berkecil hati. Karena keikhlasan anda akan tetap mendapat balasan dari Allah SWT. Dan merugilah bagi suami yang suka menolak istri untuk menemani mereka berbelanja. Pasalnya ada begitu banyak pahala yang dijanjikan Allah untuk anda yang menyenangkan istri termasuk urusan menemani belanja. 

Rasullulah SAW bersabda; "Sungguh aku berjalan bersama seorang saudara (muslim) di dalam sebuah keperluan lebih aku cintai daripada aku beriktikaf di dalam masjid ku (masjid Nabawi) ini selama sebulan." (HR. Ath-Thabarani)

Syaikh Muhammad bin shalih Al-Ustaimin rahimahullah berkata : "Menunaikan kebutuhan kaum muslimin lebih penting dari pada iktikaf, karena manfaatnya lebih menyebar, menfaat ini lebih baik daripada manfaat yang terbatas (untuk diri sendiri). Kecuali manfaat terbatas tersebut merupakan perkara yang penting dan wajib dalam Islam (misalnya shalat wajib)."

Ganjaran melebihi pahala beriktikaf di Masjid Nabawi sebulan penuh. Begitu besar kemualiaannya bukan? Padahal itu dilakukan untuk saudara Muslim yang bisa saja tidak memiliki hubungan khusus. Bagaimana dengan istri, orang yang memang berhak dan wajib dibahagiakan? Tentu saja kemuliaannya akan semakin besar lagi. 

Rasullulah SAW bersabda : "Orang yang imannya paling sempurna diantara kaum mukminin adalah orang yang paling bagus akhlaknya di antara mereka, dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik akhlaknya terhadap istri-istrinya." (HR At-Thirmidzi)

Untuk itu, dahulukan lah istri anda sebelum gadget atau teman-teman anda. Karena sebenarnya, saat anda meninggal nanti, yang menangisi anda bertahun-tahun bukanlah teman atau gadget anda. Tapi istri, yang selalu anda tolak kalau dimintai tolong menemani mereka berbelanja.



Sumber : www.infoyunik.com