Tuesday, February 9, 2016

Buatlah Allah Cemburu Pada Mu


Tahukah anda - Cemburu merupakan refleksi dari perasaan cinta yang muncul ketika orang yang dicintai melakukan tindakan tidak sesuai. Tidak hanya terjadi pada manusia, ternyata Allah Azza Wajala juga cemburu kepada hamba-Nya. 



Bahkan dalam sebuah hadist dijelaskan bahwa tidak seorang pun cemburu melebihi dari cemburunya Allah. Jika manusia bisa begitu murka ketika terbakar cemburu, maka bagaimana dengan cemburunya sang maha pencipta ini? 

Manusia sejatinya harus memahami kecemburuan Allah SWT. Ini untuk menghindari kemurkaan karena manusia sudah terlalu jauh dari-Nya. Caranya adalah dengan menghindari hal-hal yang membuat Allah SWT cemburu. Lantas apa saja tindakan tersebut? Berikut ulasannya.

Cemburu sebenarnya adalah fitrah manusia dan bukan merupakan sifat Allah yang berbeda dengan makhluk. Kata ini dalam hadist Rasulullah merupakan diksi untuk melukiskan sebuah ilustrasi rasa, kata indah untuk mendeskripsikan sebuah suasana bahwasannya Dzat Maha Pencipta Allah Aza Wajala yang menggenggam Cinta atas hamba-Nya.

Salah satu yang membuat Allah SWT cemburu adalah ketika manusia berbuat sesuatu yang keji. Hal ini dijelaskan Nabi Muhammad dalam hadis riwayat Bukhari berikut ini. 

“Tidak ada sesuatu yang lebih cemburu selain Allah, karena itu Dia mengharamkan Segala macam kekejian.” (H.R Bukhari). 

Dalam riwayat lain, dari Aisyah Radiyallahu Anha dikisahkab bahwa Rasulullah SAW pernah dalam sebuah khutbahnya begitu menggebu-gebu ketika menjelaskan tentang ini. Saat itu terjadi gerhana matahari, setelah shalat bersama sahabat, beliau saw berdiri dalam mimbar dan berpesan panjang, diakhir khutbah itu Rasulullah bersabda yang artinya: 

“…Hai umat Muhammad, tidak seorang pun lebih cemburu daripada Allah, bila hambanya, lelaki maupun perempuan, berbuat zina. Hai umat Muhammad, demi Allah, seandainya kalian tahu apa yang kuketahui, tentu kalian banyak menangis dan sedikit tertawa. Ingatlah! Bukankah aku telah menyampaikan”. (Shahih Muslim No.1499)

Rasulullah saw bersabda; “Tidak ada seorangpun yang lebih menyukai pujian daripada Allah maka oleh karena itulah Dia memuji Zat-Nya sendiri. Dan tidak seorangpun yang lebih cemburu daripada Allah maka karena itu Allah mengharamkan perbuatan keji” (Bukhari Muslim)

Cinta Allah lah yang sejatinya paling besar kepada hamba-hamba-Nya. Apa yang dicemburui Allah juga merupakan hal-hal yang menjaga kebaikan diri kita di dunia dan akhirat.



Sumber : www.infoyunik.com

Bukti Cintanya Abu Bakar Kepada Rasulullah Ia Pun Memeluk Jasad Rasulullah


Tahukah Anda – Rosulullah Salaulahualaihi Wassalam adalah Rosul akhir jaman yang menyempurnakan agama Allah di muka bumi ini. Begitu banyak umat yang mengasihi dan merindukan untuk bersama beliau kelak di hari kebangkitan dan ketika semua amalan sudah diperhitungkan.


Ini adalah kisah ketikak para sahabat masih hidup di samping Rosulullah dan selalu melindungi beliau. Subuh dini hari tak seperti biasa, udara yang sejuk pun tak membangkitkan selera. Para sahabat tertegun sedih karena melihat mimbar itu masih kosong. Mimbar yang setiap hari digunakan Rasulullah, kali ini tak ditempati Nabi.

Mata teduh dan sapaan halus dari Rasulullah yang setiap kali bisa dinikmati oleh sahabat, pagi ini tiada. Senyum yang tiap kesempatan merekah, kali ini punah. Abu Bakar memahaminya, meski dengan berat hati, Abu Bakar pun maju dua atau tiga langkah menuju mimbar.

Ketika hendak mengangkat tangan untuk bertakbir, beberapa sahabat melihat Rasulullah yang menyibak tirai kamarnya. Hampir seluruh jama’ah yang hendak melakukan shalat Subuh pun berfikir bahwa Rasulullah yang akan memimpin shalat seperti hari-hari biasa. Abu Bakar segera mundur beberapa langkah masuk ke dalam shaf ma’mum.

Tapi, dugaan Abu Bakar dan sahabat salah. Dari dalam kamar, ternyata Rasulullah melambaikan tangan beberapa kali, beliau memberikan sebuah isyarat agar shalat diteruskan dengan Abu Bakar sebagai imam. Tak berselang lama, Rasulullah pun tersenyum, dan dengan gerakan yang lembut tirai jendela ditutupnya, Rasul menghilang di balik tirai. Para sahabat segera melaksanakan jama’ah shalat Subuh. Setelah usai, mereka berdzikir, berdo’a, dan sebagian bertanya-tanya “Sudahkah tiba waktunya?”

Jam demi jam terlewati, dan demam yang dialami Rasulullah semakin meninggi, Fatimah dan Aisyah tetap menemani beliau.

Rasulullah berbisik lirih, “Tak ada penderitaan atas ayahmu setelah hari ini.” Demikian kalimat yang sempat dibisikkan pada Fatimah.

Dan tak berselang lama, manusia terbaik dan yang paling mulia menghembuskan nafas terakhirnya, Senin 12 Rabi’ul Awal 11 H, dengan usia 63 tahun lebih 4 hari, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam wafat.

Kabar duka yang amat mendalam ini tersebar cepat. Keluarga dan para sahabat mengalami duka yang sangat hebat. Kehilangan manusia terbaik penegak syari’at. Umar yang mengetahui peristiwa ini langsung keluar menuju kerumunan orang. Ia menghunus pedangnya dan menancapkan pedang tersebut di tanah yang gersang. Lalu Umar berteriak dengan lantang, 

“Siapa yang telah mengatakan Rasulillah meninggal, maka akan aku potong tangan dan kakinya.”

Mendengar perkataan ini, para sahabat pun menunduk dan terdiam. Mata tajam Umar menyibak dan melihat sekelilingnya tanpa terpejam, dengan mengangkat jari telunjuk yang diarahkan ke langit, Umar melanjutkan perkataannya, “Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam tidak meninggal. Beliau menemui Rabbnya seperti Musa bin Imran. Beliau akan kembali menemui kaumnya setelah dianggap meninggal dunia.”

Seakan-akan kematian Rasulullah tak bisa diterima oleh Umar karena rasa cinta yang begitu mendalam. Tak berselang lama, tampak debu yang mengepul dari arah bukit. Lalu terlihatlah seekor kuda yang dipacu dengan begitu cepat dan gesit, di atas punggung kuda itu tampak Abu Bakar dengan wajah memerah, sedih dan cemas yang tak tertahan.

Abu Bakar lantas berhenti di depan masjid dan langsung melompat turun. Ia langsung masuk ke ruangan dengan menerobos kerumunan para sahabat bagai singa yang hendak menerkam mangsa. Tanpa berkata sepatah katapun, ia langsung menemui putrinya, Aisyah. Lantas Aisyah menunjukkan jasad Rasulullah.

Abu Bakar melihat tubuh yang terbujur di pembaringan, di dekatinya dan dibukanya penutup yang berwarna hitam itu. Air mata tak tertahan dan segera dipeluk jazad Rasulullah dengan erat. Abu Bakar lalu memandang wajah Rasulullah, lantas ia berbisik lirih, “Demi ayah dan ibuku sebagai tebusannya, Allah tak akan menghimpun pada dirimu dua kematian. Jika saja kematian ini telah ditetapkan pada dirimu, maka memang engkau sudah meninggal.”

Beberapa saat kemudian, dengan langkah kecilnya, Abu Bakar keluar dan mendapati Umar yang masih berbicara pada orang-orang di sekelilingnya. Abu Bakar pun berkata, “Wahai Umar, duduklah.”

Perkataan Abu Bakar tak digubris oleh Umar. Bahkan Umar semakin berdiri kokoh tak tergoyahkan. Pada akhirnya, Abu Bakar maju beberapa langkah dan berkata dengan nada yang lantang, “Wahai kaum muslimin, barangsiapa di antara kalian ada yang menyembah Muhammad, maka sesungguhnya Muhammad telah meninggal dunia. Tetapi jika kalian menyembah Allah, maka sesungguhnya Allah itu Maha Hidup dan tak pernah meninggal.”

Ia berhenti sejenak, melihat keadaan sekelilingnya, lalu ia membaca Surah Ali-Imran ayat ke-144, “Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang Rasul, sungguh telah berlaku sebelumnya beberapa orang Rasul. Apakah jika dia wafat atau terbunuh kalian akan berpaling ke belakang (menjadi murtad)? Barangsiapa berpaling ke belakang, maka ia tidak mendatangkan mudharat sedikit pun pada Allah, dan Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.”

Semua orang langsung menundukkan kepalanya dalam-dalam. Apa yang dikatakan Abu Bakar telah menyadarkan mereka. Lantas Umar terjatuh, lututnya tertekuk di atas tanah dan tangannya menggapai pasir seakan hendak tersujud. Umar berkata, “Demi Allah, setelah mendengar Abu Bakar membaca ayat tersebut, aku menjadi limbung hingga tak kuasa mengangkat kedua kakiku, aku tertunduk ke tanah saat mendengarnya. Kini, aku sudah tahu bahwa Rasulullah benar-benar telah meninggal.”

Setelah proses memandikan jenazah selesai, beberapa sahabat berbeda pendapat tentang di mana beliau dimakamkan. Lalu Abu Bakar yang telah dibai’at menjadi Khalifah segera berkata, “Sesungguhnya aku pernah mendengar Rasul Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda, ‘Tidaklah seorang Nabi meninggal dunia, melainkan dia dimakamkan di tempat dia meninggal dunia’.”

Maka secepat kilat, Abu Thalhah segera menyingkirkan tempat tidur beliau dan menggali liang lahat seorang diri. [Abi Khamid Al Abdillah] 



Sumber : www.islampos.com

Monday, February 8, 2016

Inilah Alasan Mengapa Harus Mengucap Hamdallah Ketika Kita Bersin?


Tahukah Anda – Pernahkah anda bersin ? sensasi apa yang anda rasakan ketika kita bersin ? Allah SWT dan Rasul-Nya memerintahkan untuk mengucap hamdallah. Mengapa demikian? Mungkin, pemikiran seperti inilah yang melintas dalam benak Anda. Namun, pernahkah terpikir pula bahwa bersin merupakan nikmat Allah yang amat luar biasa?



Jika kita masih bisa untuk bersin, maka itu artinya pertahanan tubuh kita masih berjalan normal. Mengapa bisa seperti itu? Bersin merupakan salah satu mekanisme tubuh untuk mencegah benda asing masuk ke dalam tubuh. Bersin itu dikaitkan sebagai proses keluarnya udara dengan cepat dan keras melewati hidung dan mulut.

Dalam Islam, bersin memiliki kedudukan tersendiri. Ini sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Apabila seorang di antara kalian bersin maka ucapkanlah Alhamdulillah, dan hendaklah orang yang mendengarnya menjawab dengan yarhamukallah, dan bila dijawab demikian maka balaslah dengan ucapan yahdikumullah wa yuslihubaalakum,” (HR. Bukhari).

Kembali kepada kebingungan Anda, mengapa harus mengucap hamdallah? Poin yang pertama sudah jelas, karena kita bersyukur kepada Allah SWT masih memberikan kita pertahanan tubuh yang normal. Bersin dapat membersihkan hidung dan saluran napas kita dan bakteri, kuman dan zat asing lainnnya.

Poin kedua, berdasarkan hasil penelitian, pada saat kita bersin jantung kita berhenti sekitar nol koma sekian detik. Pernahkah kita membayangkan jantung kita berhenti berdenyut untuk selamanya? Nah, pada kondisi bersin ini kita diingatkan Allah atas salah satu nikmat-Nya berupa fungsi jantung yang baik.

Jantung merupakan organ tubuh yang bekerja secara tidak sadar. Pernahkah kita menghitung berapa kali denyutan jantung memompa darah dalam setiap hari? Kita jarang mengingat dan bersyukur pada Allah bahwasanya kita memiliki jantung sebagai organ yang sangat vital dalam tubuh ini.

Jadi, mengucap hamdallah saat bersin adalah bagian dari rasa syukur kita kepada Allah karena Allah masih mengkaruniakan kita kesehatan atas sistem pertahanan tubuh dan fungsi jantung yang normal. Maka dari itu, jangan pernah lupa, setiap kali kita bersin ucapkan hamdallah.




Referensi: Tau Gak Sih Islam Itu Sehat?/Karya: Dr. Faza Khilwan Amna, MMR dan Dr. Hendri Okarisman/Penerbit: Aqwamedika

Suami Wajib Baca, Inilah Salah Satu Pahala Temani Istri Belanja


Tahukah Anda - Bagi para suami berbelanja merupakan aktivitas membosankan dan tidak disukai. Terlebih jika belanja untuk kebutuhan sehari-hari. Mereka lebih memilih bermain dengan perangkat game atau gadgetnya ketimbang melakukan aktivitas yang satu ini.


Berbeda dengan suami, bagi para istri berbelanja menjadi rutinitas wajib. Mereka harus memastikan semua keperluan rumah tangga terpenuhi dengan kegiatan belanja tersebut. Perbedaan minat inilah yang membuat suami jarang menemani istrinya berbelanja.

Meskipun sesekali mau, para istri harus siap mendengar omelan suami terlebih dahulu sebelum akhirnya ditemani belanja. Padahal ada begitu banyak pahala yang dijanjikan Allah dengan aktivitas ini. Apa saja pahalanya? Yuk baca ulasannya. Kegiatan belanja wanita yang sudah menikah tentu berbeda dengan mereka yang masih lajang. Jika saat masih sendiri wanita berbelanja untuk kepentingan pribadi, bahkan cenderung menghabiskan uang untuk belanjaan yang tidak penting.

Namun ketika sudah menikah tidak demikian. Aktivitas belanja saat sudah memiliki suami dilakukan demi memenuhi kebutuhan suami dan anak-anaknya. Belanjaan yang dibeli pun adalah hal-hal yang berguna untuk keluarganya. Setelah menikah wanita akan lebih mendahulukan kepentingan keluarga dibanding kepentingannya sendiri.

Inilah yang terkadang membuat istri mengelus dada. Pasalnya suami tidak mau menemaninya berbelanja saat mereka memiliki waktu luang. Bahkan diantara mereka ada yang menyuruh istri naik taksi atau angkot sendiri, padahal dia memiliki kendaraan yang bisa digunakan untuk mengantarkan sang istri. Hal ini memang hanya hal sepele. Namun tahukah anda penolakan anda tersebut dapat menyakiti hati istri.

Namun para istri tidak perlu berkecil hati. Karena keikhlasan anda akan tetap mendapat balasan dari Allah SWT. Dan merugilah bagi suami yang suka menolak istri untuk menemani mereka berbelanja. Pasalnya ada begitu banyak pahala yang dijanjikan Allah untuk anda yang menyenangkan istri termasuk urusan menemani belanja. 

Rasullulah SAW bersabda; "Sungguh aku berjalan bersama seorang saudara (muslim) di dalam sebuah keperluan lebih aku cintai daripada aku beriktikaf di dalam masjid ku (masjid Nabawi) ini selama sebulan." (HR. Ath-Thabarani)

Syaikh Muhammad bin shalih Al-Ustaimin rahimahullah berkata : "Menunaikan kebutuhan kaum muslimin lebih penting dari pada iktikaf, karena manfaatnya lebih menyebar, menfaat ini lebih baik daripada manfaat yang terbatas (untuk diri sendiri). Kecuali manfaat terbatas tersebut merupakan perkara yang penting dan wajib dalam Islam (misalnya shalat wajib)."

Ganjaran melebihi pahala beriktikaf di Masjid Nabawi sebulan penuh. Begitu besar kemualiaannya bukan? Padahal itu dilakukan untuk saudara Muslim yang bisa saja tidak memiliki hubungan khusus. Bagaimana dengan istri, orang yang memang berhak dan wajib dibahagiakan? Tentu saja kemuliaannya akan semakin besar lagi. 

Rasullulah SAW bersabda : "Orang yang imannya paling sempurna diantara kaum mukminin adalah orang yang paling bagus akhlaknya di antara mereka, dan sebaik-baik kalian adalah yang terbaik akhlaknya terhadap istri-istrinya." (HR At-Thirmidzi)

Untuk itu, dahulukan lah istri anda sebelum gadget atau teman-teman anda. Karena sebenarnya, saat anda meninggal nanti, yang menangisi anda bertahun-tahun bukanlah teman atau gadget anda. Tapi istri, yang selalu anda tolak kalau dimintai tolong menemani mereka berbelanja.



Sumber : www.infoyunik.com

SubhannAllah, Inilah Kotak Kitam Di Tubuh Manusia Inilah Penjelasannya


Tahukah Anda - Tiada bagian dari tubuh manusia kecuali akan hancur (dimakan tanah) kecuali satu tulang, yaitu tulang ekor, darinya manusia dirakit kembali pada hari kiamat” ( HR. Al Bukhari , Nomor : 4935 ) 



Belasan abad lamanya, hadits tersebut menjadi hal yang gaib yang tidak mungkin bisa dijelaskan dengan logika. Seiring berjalannya waktu beberapa penelitian ilmiah mampu menjelaskan kebenaran hadits tersebut dikemudian hari. “Dan dia membuat perumpamaan bagi Kami; dan dia lupa kepada kejadiannya; ia berkata: “Siapakah yang dapat menghidupkan tulang belulang, yang telah hancur luluh?” Katakanlah:

 “Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk” (QS. Yasin : 78-79). 

Adalah Han Spemann, Ilmuwan Jerman yang berhasil mendapatkan hadiah nobel bidang kedokteran pada tahun 1935. Dalam penelitiannya ia dapat membuktikan bahwa asal mula kehidupan adalah tulang ekor. Darinyalah makhluk hidup bermula. Dalam penelitiannya ia memotong tulang ekor dari sejumlah hewan melata, lalu mengimplantasikan ke dalam embrio Organizer atau pengorganisir pertama. Pada saat sperma membuahi ovum (sel telur), maka pembentukan janin dimulai. 

Ketika ovum telah terbuahi (zigot), ia terbelah menjadi dua sel dan terus berkembang biak. Sehingga terbentuklah embryonic disk (lempengan embrio) yang memiliki dua lapisan. Pertama, External Epiblast yang terdiri dari cytotrophoblasts , berfungsi menyuplai makanan embrio pada dinding uterus, dan menyalurkan nutrisi dari darah dan cairan kelenjar pada dinding uterus. Sedangkan lapisan kedua, Internal Hypoblast yang telah ada sejak pembentukan janin pertama kalinya. Pada hari ke-15, lapisan sederhana muncul pada bagian belakang embrio dengan bagian belakang yang disebut primitive node (gumpalan sederhana). 

Dari sinilah beberapa unsure dan jaringan, seperti ectoderm , mesoderm, dan endoderm terbentuk. Ectoderm, membentuk kulit dan sistem syaraf pusat. Mesoderm, membentuk otot halus sistim digestive (pencernaan), otot skeletal (kerangka), sistem sirkulasi, jantung, tulang pada bagian kelamin, dan sistem urine (selain kandung kemih), jaringan subcutaneous, sistem limpa, limpa dan kulit luar. Endoderm, membentuk lapisan pada sistim digestive , sistem pernafasan, organ-orang yang berhubungan dengan sistem digestive (seperti hati dan pancreas), kandung kemih, kelenjar thyroid (gondok), dan saluran pendengaran. Gumpalan sederhana inilah yang mereka sebut sebagai TULANG EKOR. Pada penelitian lain, Han mencoba menghancurkan tulang ekor tersebut. Ia menumbuknya dan merebusnya dengan suhu panas yang tinggi dan dalam waktu yang sangat lama. 

Setelah menjadi serpihan halus, ia mencoba mengimplantasikan tulang itu pada janin lain yang masih dalam tahap permulaan embrio. Hasilnya, tulang ekor itu tetap tumbuh dan membentuk janin sekunder pada guest body (organ tamu). Meskipun telah ditumbuk dan dipanaskan sedemikian rupa, tulang ini tidak ‘hancur’. Dr. Othman al Djilani dan Syaikh Abdul Majid juga melakukan penelitian serupa. Pada bulan Ramadhan 1423 H, mereka berdua memanggang tulang ekor dengan suhu tinggi selama 10 menit. 

Tulang pun berubah, menjadi hitam pekat. Kemudian, keduanya membawa tulang itu ke al Olaki Laboratory, Sana’a, Yaman, untuk dianalisis. Setelah diteliti oleh Dr. al Olaki, profesor bidang histology dan pathologi di Sana’a University, ditemukanlah bahwa sel-sel pada jaringan tulang ekor tidak terpengaruh. Bahkan sel-sel itu dapat bertahan walau dilakukan pembakaran lebih lama. Lebih dari itu berdasarkan penelitian mutakhir, sebagaimana yang disampaikan oleh Jamil Zaini, Trainer Asia Tenggara Kubik Jakarta ketika mengisi acara bukapuasa bersama di al Azhar-Solo Baru dengan tajuk, “Inspiring Day; Inspiring The Spirit of Life”, tulang ekor ini merekam semua perbuatan anak Adam, dari sejak lahir hingga meninggal dunia. 

Ia merekam semua perbuatan baik-buruk mereka. Dan perbuatan mereka ini akan berpengaruh pada kondisi tulang ekornya. Putih bersih atau hitam kotor. Semakin banyak energy positif atau kebaikan seseorang maka semakin bersih tulang ekornya, dansemakin banyak energy negative atau keburukan seseorang maka semakin hitamlah tulang ekornya. 

Dari sinilah, balasan pada hari kiamat kelak tidak akan pernah tertukar. Dari tulang ekor inilah, manusia akan kembali dicipta, dan mereka akan diberi balasan sesuai dengan kadar amal-amal mereka. Ajaibnya, ini semua sudah disabdakan oleh Nabi berpuluh abad yang lalu. 

“Tiada bagian dari tubuh manusia kecuali akan hancur (dimakan tanah) kecuali satu tulang, yaitu tulang ekor, darinya manusia dirakit kembali pada hari kiamat.” (HR. al Bukhari, nomor 4935). 

Hadits senada juga diriwayatkan oleh Imam Muslim (nomor 2955), Dari Abu Hurairah, bahwa Rasulullah Shallallâhu alaihi wa sallam bersabda,”Seluruh bagian tubuh anak Adam akan (hancur) dimakan tanah kecuali tulang ekor, darinya tubuh diciptakan dan dengannya dirakit kembali.” 

Dari petunjuk hadist di atas, Ilmuwan muslim pada paruh kedua abad ke-20 telah mendasarkan pemahaman mereka mengenai kemukjizatan hadis tentang tulang ekor ini pada kaidah pengetahuan yang paling dasar, yaitu “Tulang ekor merupakan bagian pertama yang tumbuh dari janin, biasa disebut dengan primitive streak, yaitu bagian utama yang terbentuk pada minggu ketiga”. 

“Akan Kami tunjukkan kepada mereka ayat-ayat (tanda-tanda kekuasaan) Kami pada alam dan pada diri mereka sendiri, sehingga jelas bagi mereka bahwa Al-Quran itu benar. Dan apakah Tuhanmu tidak cukup (bagi kamu) bahwa sesungguhnya Dia menyaksikan segala sesuatu?” (Q.S. Fushshilat: 53)

Sumber : www.unikdanmenarik.blogspot.co.id

Inilah Contoh Hewan Yang Berhati Manusia


Tahukah Anda - Manusia dan hewan diciptakan Tuhan untuk hidup berdampingan meski hewan tak punya nurani dan kecerdasan seperti manusia. Sifat, naluri manusia dan binatang tentu saja berlawanan secara umumnya. 


Namun akhir akhir ini banyak juga manusia yang berhati binatang hidup diantara kita. Entah karena keserakahan atau kepentingan diri, mereka secara rakus menghabisi dan mengambil apapun yang mereka mau tanpa memperhatikan keadaan sekelilingnya. Mungkin karena dunia sudah terbalik, berikut ada beberapa sifat manusia yang dimiliki hewan yang kami rangkum dalam binatang berhati manusia versi anehdidunia.com

Gajah

Gajah merupakan mamalia darat terbesar salah satu hewan punya emosi terkuat seperti manusia. Gajah yang hidup berkelompok memiliki ritual bila ada salah satu anggota kelompoknya yang mati.

Sekelompok gajah akan mengubur gajah mati dengan rumput dan dedaunan. Setelah dikubur, gajah mati itu kemudian dijaga selama sepekan sebelum akhirnya ditinggalkan. Seperti halnya manusia yang berziarah, sekelompok gajah itu akan kembali mengunjungi gajah mati yang sudah tinggal rangka setelah bertahun-tahun.


Semut

Semut merupakan serangga yang hidup berkoloni namun scera individu mereka lebih mengutamakan komunitas hingga rela berkorban sampai mati. Contohnya berani menghanjurkan koloni musuh sekalipun ia harus mati. Para koloni sebur rela berkorban ketika bencana alam datang contohnya banjir meluap di sungai amazon mereka membentuk rakit dengan kaki mereka untuk menyelamatkan ratu dan bayi semut, meski mereka mati dimakan ikan namun mereka berkorban demi keberlangsungan hidup teman yang lain.


Kelelawar Vampir

Kelelawar vampire adalah salah satu hewan menakutkan karna mereka menghisap darah ternyata mereka adalah hewan yang menolong mereka saat sakit,terbukti saat mereka mencari adrah malam hari dan mengetahuii teman nya sakit mereka lalu mencari darah untuk bersama bukan hanya iuntuk diri snediri.cara mereka merawat sangat menjijikan,saat mereka mendapat darah maka mereka akan memuntahkannya sebagai cara berbagi dengan kelelawar yang sakit hingga berangsur sembuh.


Lumba Lumba

Lumba lumba memang memiliki naluri menolong makhluk lain seperti saat memberi pertolongan pada paus yang tersesat, dan disaat ada lumba lumba yang akan melahirkan yang lain bertindak seperti bidan yang akan menolong persalinan dan membantu mengasuh bayi lumba lumba tersebut. Beberapa lumba-lumba sudah terbukti menunjukkan kebaikannya menolong perenang dari ancaman serangan hiu kepala martil. Nah, lumba-lumba ini juga memiliki salam. Seperti halnya manusia yang gemar cium pipi, lumba-lumba suka salam dengan saling menggosokkan hidungnya. Manusia yang menempelkan hidungnya ke lumba-lumba juga bakal dibalas balik.


Anjing

Suatu studi yang dipublikasikan dalam jurnal Behavioural Processes tahun 1999 bahwa mimik anjing yang merasa bersalah bukan merupakan tanda penyesalan. Namun itu tanda mereka untuk memberi tahu majikan mereka bahwa mereka telah makan makanan terlarang yang ditinggalkan majikannya. Anjing bermimik menyesal itu lebih kepada ketakutan karena mengetahui majikannya bakal marah daripada perasaan menyesal.


Tikus

Bagi banyuak orang tikus salah satu hewan identik kotor tapi ternyata hewan ini memiliki naluri sama dengan manusia yaitu setia kawan dan mengerti makna persahabatan.studi university Chicago menyimpulkan tikus tsb dapat berempati dan melepaskan yang tertangkap dan mereka tak mudah terpancing dengan makanan didepannya.saat tikus lain berbahya mereka melepaskan makanan didepannya dan memilih menyelamatkan temannnya. Tikus betina lebih cepat menolong sahabat dan berempati tinggi.

Burung Blue Bird

Manusia bukan satu satunya yang bisa cemburu ternyata burung pun merasakan hal yang sama. Jika sang jantan untuk mencari makan betinannya keluar dengan blue bird jantan lainnya, maka saat jantan pulang ke sarang ia mengetahui betinannya keluar dengan jantan lainnya maka ia akan memukul, mematuk jantan lainnya karna mereka baranggapan kesetiaan hal terpenting dan mereka biasanya membangun sarang bersama, mengerami telur dan membesarkan anaknya.


Sumber : www.anehdidunia.com

Bagaimana Hukum Menggauli 2 Istri dalam waktu Bersamaan?


Tahukah Anda - Saat ini saya ingin menanyakan satu masalah saja. Bolehkah bagi seorang suami yang memiliki dua istri mencampuri istri-istrinya pada waktu yang bersamaan?? Bagaimana hukumnya?


Mohon penjelasannya.

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Waalikumussalam Wr Wb

Saudara Sri yang dimuliakan Allah swt

Sesungguhnya seorang suami yang menggauli dua isterinya sekaligus akan membawa pengaruh negatif bagi isteri-isterinya itu sendiri selain dari penampakkan aurat seorang isteri kepada isteri yang lainnya.

Kemampuan seorang suami sangatlah terbatas untuk bisa memberikan kepuasan yang sama kepada kedua isterinya yang digaulinya secara bersamaan itu baik didalam permainan-permaianan jima’nya maupun tempat ditumpahkan spermanya. Hal ini akan memunculkan kecemburuan bahkan kebencian didalam diri isterinya yang tidak merasa terpuaskan oleh suaminya sementara dia menyaksikan secara langsung bahwa kepuasan itu dirasakan oleh isterinya yang lain.

Abdul Wahab Hamudah, penulis kitab “Ar Rasul Fii Baitih” mengatakan bahwa cemburu merupakan salah satu pembawaan wanita yang khas. Kecemburuan merupakan watak wanita dan memiliki bentuk yang bermacam-macam…. Seorang perempuan umumnya cemburu kepada jenisnya yang berpenampilan cantik, walau perempuan itu bukan saingannya terhadap laki-laki yang dicintainya. Perasaan cemburu itu lebih-lebih terhadap perempuan yang benar-benar menjadi saingan atau madunya… Selain itu kaum perempuan juga begitu cemburu atau tidak senang dengan memperlihatkan ekspresi sinisme, karena

melihat seorang perempuan yang berhias secara mencolok atau berpakaian secara berlebih-lebihan, sehingga tampak tak wajar.” (Romatika dan Problematika Rumah Tangga Rasul hal 127)

Tentunya kecemburuan seorang isteri terhadap isteri suaminya yang lain akan jauh lebih besar jika sudah menyangkut perihal hubungan seks diantara mereka dengan suaminya terlebih lagi jika satu sama lain saling melihat mereka berhubungan.

Hal lainnya adalah didalam persetubuhan yang dilakukan seorang suami dengan kedua isterinya secara bersamaan memungkinkan diantara kedua isterinya akan saling memandang aurat mereka dan hal ini diharamkan menurut kesepakatan para fuqaha berdasarkan sabda Rasulullah saw ,”Janganlah seorang laki-laki melihat aurat laki-laki (lain) dan janganlah seorang wanita melihat aurat wanita (lain) dan berada didalam satu selimut.” (HR. Muslim, Abu Daud dan Tirmidzi)

Dengan demikian tidak diperbolehkan bagi seorang suami menggauli kedua isterinya secara bersamaan dalam satu tempat tidur atau menggauli salah satunya dengan disaksikan oleh istrinya yang lain.

Dibolehkan baginya untuk menggauli seorang isterinya setelah ia menggauli isterinya yang di lain di tempat yang terpisah sebagaimana yang dilakukan oleh Rasulullah saw yang berkeliling untuk menggauli isteri-isterinya dalam satu malam.

Diriwayatkan dari Qatadah berkata bahwa Anas bin Malik pernah bercerita kepada kami bahwa Nabi saw pernah menggilir isteri-isterinya dalam satu waktu sehari semalam dan jumlah mereka ada sebelas orang. Qatadah mengatakan,’Aku bertanya kepada Anas,’Seberapa kuat beliau saw?’ Dia menjawab,’Kami pernah memperbincangkannya bahwa kekuatan beliau saw sebanding dengan (kekuatan) tiga puluh orang.” Said berkata dari Qatadah,’Sesungguhnya Anas menceritakan kepada mereka bahwa jumlah isteri-isterinya saw adalah sembilan orang.” (HR. Bukhori)

Wallahu A’lam



Sumber : akhwat.gamis-jersey.com